Mengatasi Air PAM Bau agar Tetap Layak Digunakan di Rumah

Air PAM merupakan sumber utama bagi banyak rumah tangga di Indonesia, terutama di kawasan perkotaan. Dengan jaringan pipa yang menjangkau luas, air PAM di harapkan menjadi solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Namun, tak sedikit orang yang mengeluhkan kondisi air PAM bau, baik seperti bau klorin, besi, lumpur, bahkan bau got. Kondisi ini tentu membuat banyak orang ragu untuk menggunakannya, terutama untuk minum dan memasak.

Padahal, air adalah elemen penting dalam kehidupan. Setiap hari kamu menggunakannya untuk mandi, mencuci, hingga mengolah makanan. Ketika air yang di gunakan berbau tidak sedap, hal ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan kebersihan dan keamanannya.

Lalu, kenapa air PAM bisa berbau, dan bagaimana cara menanganinya agar tetap aman di gunakan? Mari kita bahas lebih dalam.

Penyebab Air PAM Bau

5 Penyebab Air PAM Bau

Bau tidak sedap pada air PAM bisa muncul karena berbagai alasan. Beberapa penyebab umum meliputi faktor distribusi, kualitas sumber air, hingga kondisi pipa rumah yang sudah berumur. Berikut ini penjelasan beberapa penyebab utama:

  1. Kandungan Klorin Berlebihan

Klorin di gunakan oleh PDAM untuk membunuh bakteri dan menjaga kebersihan air selama distribusi. Namun, jika kadar klorin terlalu tinggi, air bisa berbau seperti bahan kimia atau kolam renang. Walau aman dalam batas tertentu, bau yang menyengat tentu membuat air tidak nyaman di gunakan.

  1. Adanya Endapan Logam Seperti Besi dan Mangan

Besi dan mangan sering terbawa dari pipa tua atau dari sumber air yang mengandung logam alami. Jika kadarnya tinggi, air akan berbau besi dan meninggalkan noda kekuningan pada wastafel atau pakaian.

  1. Pertumbuhan Bakteri di Dalam Pipa atau Tangki Air

Jika pipa distribusi jarang dibersihkan atau tangki air di rumah kotor, bakteri dapat tumbuh di dalamnya. Akibatnya, air menjadi berbau amis, bau got, atau bahkan seperti telur busuk.

  1. Sumber Air yang Tercemar

Kadang, masalah bukan pada PDAM, melainkan pada sumber air itu sendiri. Jika sumber air dekat dengan limbah rumah tangga atau industri, air bisa mengandung zat organik penyebab bau tidak sedap.

  1. Perubahan Tekanan Air

Tekanan air yang tidak stabil juga bisa menyebabkan kotoran di dinding pipa ikut terbawa ke aliran air. Kotoran ini dapat menimbulkan bau lumpur atau bau tanah yang kuat.

Dampak Menggunakan Air PAM Bau

Air yang berbau mungkin masih bisa di gunakan untuk keperluan mencuci atau menyiram tanaman. Namun, jika digunakan untuk mandi, memasak, atau minum, tentu sangat berisiko. Berikut beberapa dampak yang perlu kamu waspadai:

  1. Iritasi Kulit dan Mata

Kandungan klorin tinggi atau bakteri dalam air dapat menyebabkan kulit kering, gatal, bahkan iritasi pada mata.

  1. Gangguan Pencernaan

Jika air yang berbau digunakan untuk memasak atau minum tanpa penyaringan, bakteri dan zat kimia bisa masuk ke tubuh dan menyebabkan gangguan pencernaan, seperti mual dan diare.

  1. Kerusakan Alat Rumah Tangga

Endapan besi atau zat kimia dalam air dapat memperpendek usia pemanas air, mesin cuci, dan dispenser karena menimbulkan kerak dan korosi.

  1. Bau Tidak Sedap di Rumah

Bau air yang kuat bisa menyebar ke seluruh rumah, terutama jika di gunakan untuk mandi atau mencuci piring. Ini jelas mengurangi kenyamanan rumah tangga.

Ciri-Ciri Air PAM yang Sudah Tercemar

Untuk memastikan apakah air PAM di rumahmu layak digunakan, perhatikan beberapa tanda berikut:

  • Air memiliki bau tajam seperti besi, telur busuk, atau lumpur.
  • Warna air agak keruh atau kekuningan.
  • Meninggalkan noda coklat atau kuning pada bak mandi atau wastafel.
  • Menimbulkan lapisan berminyak di permukaan air.
  • Terasa pahit atau berasa aneh saat diminum.

Jika kamu menemukan tanda-tanda ini, sebaiknya jangan langsung di gunakan untuk konsumsi tanpa proses penyaringan atau pengolahan tambahan.

Cara Mengatasi Air PAM yang Bau

Kabar baiknya, ada banyak cara untuk mengatasi air PAM bau agar kembali jernih dan layak digunakan. Berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan:

  1. Endapkan Air Terlebih Dahulu

Langkah paling sederhana adalah menampung air PAM di wadah besar, lalu biarkan selama beberapa jam. Proses ini membantu mengendapkan partikel kotoran atau logam berat. Namun, cara ini tidak efektif untuk menghilangkan bau yang berasal dari gas atau bakteri.

  1. Gunakan Arang Aktif atau Karbon Aktif

Karbon aktif bisa menyerap bau dan warna pada air. Kamu bisa menggunakan wadah yang berisi karbon aktif sebagai penyaring sederhana sebelum air di gunakan.

  1. Bersihkan Tangki Air Secara Berkala

Tangki air yang jarang di bersihkan sering menjadi tempat berkembangnya bakteri dan lumut. Di sarankan untuk membersihkannya minimal dua kali dalam setahun.

  1. Periksa Pipa Rumah

Jika rumahmu menggunakan pipa besi yang sudah lama, mungkin sudah terjadi korosi. Gantilah dengan pipa PVC atau bahan lain yang lebih tahan karat agar air tidak kembali berbau.

  1. Gunakan Filter Air yang Tepat

Inilah solusi paling efektif dan tahan lama. Filter air modern mampu menyaring kotoran, logam berat, gas penyebab bau, hingga mikroorganisme. Teknologi ini membantu memastikan air PAM tetap jernih, tidak berbau, dan aman digunakan setiap hari.

Solusi Efektif Dengan Filter Air Modern untuk Air PAM Bau

Solusi air pam bau

Salah satu solusi terbaik untuk mengatasi masalah air PAM bau adalah dengan menggunakan sistem filter air berteknologi tinggi, seperti filter air Nanotec. Teknologi ini dirancang untuk menghadapi berbagai masalah air rumah tangga, termasuk air yang berbau, berwarna, atau mengandung logam berat.

Berikut alasan kenapa sistem filter air modern seperti Nanotec layak kamu pertimbangkan:

  1. Proses Penyaringan Multi-Lapisan

Filter air ini tidak hanya menyaring kotoran fisik, tetapi juga menyerap gas penyebab bau, mengikat logam berat, dan membunuh bakteri. Prosesnya melibatkan media seperti pasir silika, karbon aktif, zeolit, dan manganese greensand yang bekerja secara berurutan untuk menghasilkan air yang benar-benar bersih.

  1. Menghilangkan Bau dan Rasa Tak Sedap

Karbon aktif dalam filter berfungsi sebagai penyerap alami untuk menghilangkan bau klorin, besi, atau sulfur yang sering muncul pada air PAM. Hasilnya, air jadi lebih segar dan tidak berbau kimia.

  1. Aman untuk Semua Kebutuhan Rumah Tangga

Setelah melalui proses penyaringan, air bisa digunakan untuk berbagai keperluan: mandi, mencuci, hingga dikonsumsi setelah dimasak. Kamu tidak perlu khawatir soal kandungan bakteri atau logam berat.

  1. Ramah Lingkungan dan Hemat Biaya

Dengan menggunakan filter air, kamu bisa mengurangi ketergantungan pada air galon atau air isi ulang. Selain hemat biaya, kamu juga membantu mengurangi limbah plastik dari kemasan air.

  1. Perawatan Mudah dan Tahan Lama

Filter air modern seperti Nanotec memiliki sistem perawatan sederhana. Kamu cukup melakukan backwash atau pembersihan rutin agar media filter tetap bekerja optimal.

Tips Memilih Filter Air untuk Rumahmu

Sebelum membeli filter air, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan agar hasilnya sesuai dengan kebutuhan:

  1. Kenali Sumber Air

Air dari PDAM, sumur bor, atau sungai memiliki karakteristik berbeda. Pastikan kamu memilih filter yang sesuai dengan jenis sumber air tersebut.

  1. Perhatikan Kapasitas dan Tekanan Air

Filter air dengan kapasitas besar cocok untuk rumah tangga dengan banyak anggota keluarga. Tekanan air juga harus disesuaikan agar alirannya tetap lancar setelah penyaringan.

  1. Pilih Produk dengan Sertifikasi Kualitas

Pastikan filter air memiliki sertifikasi dari lembaga terkait, sehingga hasil airnya benar-benar aman dan sesuai standar kesehatan.

  1. Cek Ketersediaan Layanan Purna Jual

Filter air yang baik harus didukung layanan perawatan dan penggantian media filter agar tetap awet dalam jangka panjang.

Kesimpulan

Masalah air PAM bau bukan hal yang bisa dianggap sepele. Bau tidak sedap menandakan adanya zat atau mikroorganisme yang bisa membahayakan kesehatan jika tidak ditangani dengan benar. Meskipun PDAM telah melakukan pengolahan, kondisi pipa dan tangki rumah sering menjadi penyebab utama menurunnya kualitas air.

Dengan melakukan langkah-langkah sederhana seperti membersihkan tangki, memeriksa pipa, dan menggunakan sistem filtrasi yang baik, kamu bisa memastikan air di rumah tetap aman dan layak pakai.

Teknologi filter air modern seperti Nanotec hadir sebagai solusi yang praktis dan efisien. Dengan sistem penyaringan berlapis, filter ini mampu menghilangkan bau, warna, logam berat, hingga bakteri penyebab penyakit.

Jadi, jangan ragu untuk memasang filter air dari Nanotec untuk kenyamanan dan kemudahan. Klik di sini dan pasang filter air dari Nanotec sekarang juga

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top